Kamis, 27 September 2018

Jeritan Petani Akibat Naiknya Harga Bawang


Pada Senin, 24 September 2018 harga bawang sedang pada posisi sangat rendah yaitu Rp 8000 sampai Rp 10.000 per kg. Petani menjerit dengan kerugian dua kali lipat dari modal produksi yang mereka keluarkan. Petani bawang merah di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, menagih janji pemerintah menyerap bawang hasil panen. Menurut petani, pemerintah pernah berjanji akan menampung hasil panen saat kondisi harga jatuh. Petani bawang lain di Kecamatan Tanjung, Yudi (45) berharap agar pemerintah bisa mengambil langkah untuk menaikkan harga bawang merah yang terus mengalami penurunan. Dia berharap, program PNS membeli bawang merah petani bisa dilakukan kembali oleh Pemkab Brebes seperti beberapa bulan yang lalu.

Tanggapan:
Menurut saya perlu adanya pola koordinasi yang efektif dan efisien antara Kementerian Perdagangan dan Kementerian Pertanian dengan para pihak atau asosiasi petani yang ada di Indonesia. Mahalnya bawang serta mahalnya barang kebutuhan pokok lainnya adalah karena lemahnya koordinasi antara pemerintah dengan asosiasi petani.

Referensi:
https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-4227114/harga-bawang-anjlok-jadi-8000kg-petani-tagih-janji-pemerintah?tag_from=wp_nhl_judul_8&_ga=2.14034999.1282109825.1537794241-1000662728.1537794241




Tidak ada komentar:

Posting Komentar